Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pimpinan Komisariat Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS) melaksanakan audiensi terkait eksistensi dan keberlanjutan organisasi IMM di lingkungan kampus. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 02 Maret 2026, pukul 10.00–12.20 WITA, bertempat di Ruang Rapat INASS. Audiensi tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor, Kepala biro dan para dosen institut 'Aisyiyah Sulawesi Selatan serta pengurus IMM Pimpinan Komisariat INASS.

Audiensi ini bertujuan untuk mempertegas keberadaan IMM sebagai organisasi kemahasiswaan berbasis ideologi Muhammadiyah yang memiliki peran strategis dalam pembinaan intelektual, ideologis, dan kepemimpinan mahasiswa. Dalam pertemuan tersebut, IMM menyampaikan pentingnya pengenalan komisariat sebagai bagian dari struktur resmi organisasi otonom Muhammadiyah di kampus, sekaligus memperjelas status kelembagaan IMM agar memiliki legitimasi yang kuat dalam aktivitas kemahasiswaan di INASS.
Selain itu, IMM juga menyoroti Darul Arqam Dasar (DAD) sebagai salah satu bentuk pengkaderan ideologis yang dinilai relevan untuk dipertimbangkan sebagai bagian dari persyaratan kelulusan mahasiswa. Usulan ini didasarkan pada semangat penguatan karakter, nilai keislaman, dan ideologi Muhammadiyah yang sejalan dengan visi dan misi Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan sebagai perguruan tinggi berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan.
Melalui audiensi ini, IMM Pimpinan Komisariat INASS berharap adanya dukungan institusional dari pihak kampus terhadap keberlangsungan dan pengembangan organisasi. Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga substantif dalam menciptakan iklim akademik yang mendorong tumbuhnya organisasi kemahasiswaan yang kritis, progresif, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan intelektual serta moral civitas akademika Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan.
Aldi Taufik

