Gowa — Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS) terus memperluas jejaring kemitraan strategis melalui penandatanganan kerja sama Catur Dharma Perguruan Tinggi dengan Pondok Pesantren Assholihin. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 7 April 2026 di lingkungan Pondok Pesantren Assholihin, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa
Kerja sama ini menjadi langkah konkret INASS dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan berbasis pesantren, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan nilai-nilai keislaman.
Dari pihak INASS, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Nurhikmah, S.Pd.I., M.Pd.I, didampingi oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kepegawaian, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, serta Kepala UPT Perpustakaan. Sementara itu, pihak Pondok Pesantren Assholihin diwakili oleh Kepala Sekolah bersama para guru.
Prosesi kegiatan berlangsung secara khidmat melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Wakil Rektor INASS dan Kepala Pondok Pesantren Assholihin sebagai simbol dimulainya kerja sama antar kedua institusi. Meskipun dikemas secara seremonial, suasana kegiatan terasa hangat dan penuh kekeluargaan, terlebih masih dalam nuansa Idulfitri yang memperkuat nilai silaturahmi.
Kedekatan geografis antara INASS dan Pondok Pesantren Assholihin yang saling bersebelahan turut menjadi faktor penting dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan dan efektif. Hal ini membuka peluang besar bagi kedua institusi untuk saling bersinergi dalam berbagai program, baik akademik maupun non-akademik.
Dari perspektif INASS, kerja sama ini diharapkan dapat menjadi ruang implementasi nyata Catur Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam penguatan pengabdian kepada masyarakat berbasis pendidikan keislaman. Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik bagi civitas akademika INASS maupun tenaga pendidik di lingkungan pesantren.
Melalui kemitraan ini, INASS menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam yang integratif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi dan pesantren diharapkan mampu melahirkan inovasi serta memperkuat peran pendidikan dalam membangun generasi yang unggul secara intelektual dan kokoh secara spiritual.
Inayah

