Gowa – Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS) menggelar Rapat Evaluasi dan Strategi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 pada Rabu (28/1/2026) di Ruang Meeting Lantai 1 Gedung A. Rapat ini dibuka secara resmi oleh Rektor Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan, Ibu Dr. Nurhayati Azis, S.E., M.Si., bersama Ketua PMB, Bapak Suharli, Lc., M.A.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan sebagai bentuk konsolidasi internal dalam merumuskan langkah strategis guna meningkatkan animo calon mahasiswa baru serta memperluas jangkauan promosi institusi.
Dalam arahannya, Rektor INASS Dr. Nurhayati Azis menyampaikan apresiasi atas capaian awal PMB, khususnya kepada tim yang telah berkontribusi sehingga sejumlah calon mahasiswa berhasil membuat akun pendaftaran. Ia berharap proses tersebut dapat terus dikawal dengan baik agar seluruh calon mahasiswa yang telah mendaftar nantinya dapat resmi menjadi mahasiswa Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan.
Lebih lanjut, Rektor menekankan agar seluruh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) tetap aktif melakukan sosialisasi dengan mengedepankan pendekatan yang lebih dekat dan personal. Menurutnya, pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dalam membangun kepercayaan serta meningkatkan ketertarikan calon mahasiswa terhadap institusi. Rektor juga menegaskan bahwa seluruh dosen dan tendik akan dilibatkan secara menyeluruh dengan memasukkan nama mereka sebagai bagian dari tim yang berkontribusi dalam kegiatan sosialisasi PMB. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi calon mahasiswa, mulai dari pemberian informasi hingga proses pendaftaran agar berjalan lancar tanpa kendala.
Dalam rapat tersebut, masing-masing program studi turut memaparkan arah kebijakan dan strategi PMB yang akan dijalankan. Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) menekankan penguatan komunikasi serta penentuan pola sosialisasi, baik secara luring maupun daring, yang dilaksanakan secara terintegrasi dan menyeluruh.
Sementara itu, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) merancang pembukaan kelas khusus Sabtu–Ahad sebagai bagian dari strategi sosialisasi, serta mengusulkan pelaksanaan sosialisasi daring bagi para kepala sekolah sebagai mitra strategis dalam penyebaran informasi PMB.
Pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), fokus sosialisasi diarahkan pada kalangan pendidik, khususnya guru TK, tanpa menutup peluang bagi calon mahasiswa dari latar belakang lain yang memiliki kompetensi dan minat yang sesuai. PAI juga merencanakan pembukaan kelas Sabtu–Ahad guna memperluas akses pendidikan.
Adapun Program Studi Ekonomi Syariah (Eksyar) akan melaksanakan sosialisasi melalui forum desa di Kabupaten Gowa, dengan sasaran perangkat desa sebagai bagian dari upaya membangun jejaring kelembagaan.
Untuk Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), sosialisasi telah dilakukan di sejumlah sekolah. Rapat menyepakati agar seluruh dosen PBI dilibatkan secara aktif dalam kegiatan promosi, disertai dengan penyelenggaraan English Camp serta penawaran kelas-kelas penguatan kompetensi bahasa Inggris, seperti TOEFL, yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi mahasiswa.
Terkait SMA di wilayah Gowa, kegiatan sosialisasi belum dapat dilaksanakan karena pihak sekolah sedang menjalani pemeriksaan internal. Meski demikian, pihak sekolah tetap menyatakan kesiapan untuk melakukan pertemuan lanjutan di kampus INASS. Di wilayah Takalar, kegiatan sosialisasi telah dilaksanakan di SMA 14 Takalar, dengan rekomendasi agar dilakukan penyuratan resmi kepada Dinas Pendidikan sebagai tindak lanjut koordinasi.
Rapat juga menyepakati perluasan wilayah sosialisasi ke Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba melalui penyuratan kepada PMD, PDA, serta kepala sekolah Muhammadiyah di masing-masing daerah. Selain itu, untuk wilayah Kepulauan Selayar, disepakati pengembangan materi promosi, pembuatan spanduk sosialisasi, serta pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan workshop di sejumlah sekolah dan pesantren.
Sebagai bagian dari penguatan strategi, rapat juga merumuskan rencana pelaksanaan sosialisasi dan workshop pada masa liburan sekolah di wilayah kepulauan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) yang akan difokuskan pada siswa kelas XII (kelas III SMA/sederajat) sebagai calon lulusan yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Melalui rapat ini, Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antarunit, meningkatkan kualitas layanan PMB, serta memperluas jaringan sosialisasi guna menyukseskan Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027.
Rusli & Angkilang

