Seminar Parenting dengan tema “Menjadi Guru dan Orang Tua Hebat Penuh Hikmah” dilaksanakan pada 1 Februari 2026 bertempat di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Kabupaten Takalar. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WITA ini diikuti oleh peserta dari kalangan KKRA serta Guru Raudatul Athfal Kementerian Agama Kabupaten Takalar, dengan tujuan memperkuat pemahaman pendidik dan orang tua mengenai urgensi pola pendidikan anak yang humanis, reflektif, dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Seminar ini menghadirkan narasumber utama Dr. Musafir, S.H.I., M.H., CHTP., CFLS., CLMA., CT., CMT., ALC., CNET, yang merupakan dosen Hukum Tata Negara Institut ’Aisyiyah Sulawesi Selatan. Narasumber dikenal memiliki kompetensi multidisipliner dalam bidang hukum, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia. Dalam pemaparannya, ditegaskan bahwa peran guru—khususnya guru pendidikan anak usia dini—dan orang tua tidak hanya terbatas pada proses transfer pengetahuan, melainkan juga mencakup fungsi pembinaan moral, emosional, dan spiritual anak secara berkelanjutan.
Pendekatan hypnoterapi yang digunakan dalam seminar ini dipaparkan sebagai metode edukatif untuk membangun komunikasi yang efektif antara pendidik, orang tua, dan anak. Menurut dosen dari Institut ’Aisyiyah Sulawesi Selatan ini, pendekatan ini mampu membantu guru RA dan orang tua memahami pola pikir serta kondisi psikologis anak usia dini, sehingga proses pendidikan dapat berlangsung secara persuasif, penuh hikmah, dan berlandaskan kasih sayang. Pendekatan tersebut dinilai relevan dalam menjawab tantangan pendidikan anak usia dini di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama IRKASA Indonesia dengan MN Training Consulting sebagai wujud komitmen dalam peningkatan kualitas pengasuhan dan pendidikan keluarga. Melalui seminar ini, diharapkan para peserta—khususnya guru Raudatul Athfal—mampu mengimplementasikan pola pendidikan yang lebih humanis dan berorientasi pada kemaslahatan anak.

