Institut Parahikma Indonesia (IPI) Aisyiyah Sulawesi Selatan kembali menegaskan komitmennya terhadap mutu pendidikan tinggi dengan dilaksanakannya Asesmen Lapangan (AL) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) terhadap Program Studi Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, pada 1314 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya menjamin kualitas dan akuntabilitas pendidikan, seiring dengan visi IPI sebagai institusi unggul yang berbasis nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kearifan lokal.
[smartslider3 slider=””37″”]
Tim asesor LAMDIK yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari dua akademisi senior dan berpengalaman dalam bidang pendidikan dan penjaminan mutu, yakni Dr. Arina Shofiya, M.Pd. dari Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Hidayatullah Tulungagung dan Prof. Dr. Senowarsito, M.Pd. dari Universitas PGRI Semarang. Kedatangan mereka disambut secara resmi oleh Rektor IPI Aisyiyah Sulawesi Selatan, Dr. Nurhayati Azis, S.E., M.Si., didampingi satuan Lembaga Penjaminan Mutu Institut, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Ketua Program Studi, serta segenap sivitas akademika kampus.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa pelaksanaan asesmen ini adalah wujud nyata komitmen IPI Aisyiyah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola program studi secara berkelanjutan. Asesmen lapangan ini tidak hanya sebagai bentuk penilaian administratif dan akademik, tetapi juga momen introspektif dan reflektif dalam menegaskan kembali arah pengembangan program studi , ujar Dr. Nurhayati Azis, S.E., M.Si. Selama dua hari kegiatan, tim asesor melaksanakan rangkaian asesmen yang meliputi verifikasi dan validasi dokumen akreditasi, observasi langsung terhadap sarana dan prasarana pembelajaran, serta wawancara mendalam dengan stakeholders, termasuk pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra pengguna lulusan. Proses asesmen berlangsung secara terbuka, akuntabel, dan didukung penuh oleh seluruh elemen kampus.
Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Hardiani Ardin, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa seluruh tim prodi telah melakukan persiapan yang matang, tidak hanya dari sisi dokumen, tetapi juga peningkatan kualitas proses pembelajaran dan layanan akademik. Kami tidak hanya mengejar capaian akreditasi secara formal, tetapi lebih dari itu, kami ingin menjadikan proses ini sebagai bagian dari budaya mutu yang hidup dan berkelanjutan dalam lingkungan kampus.
Para asesor juga memberikan berbagai catatan penting, apresiasi, dan rekomendasi strategis yang sangat konstruktif bagi penguatan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) di program studi maupun fakultas. Mereka mencermati berbagai aspek, seperti keterlibatan mahasiswa dalam program internasional. Bahkan dalam sesi refleksi dan penutupan asesmen, asesor Prof. Dr. Senowarsito mengapresiasi kesiapan dan semangat tim Prodi Tadris Bahasa Inggris dalam menghadirkan atmosfer akademik yang kondusif, terbuka terhadap kritik, dan siap bertumbuh. Sementara Dr. Arina Shofiya selaku asesor juga menekankan pentingnya kontinuitas dalam peningkatan mutu, serta perlunya memperkuat kolaborasi lintas institusi dalam menghadapi tantangan literasi digital.
Saya bangga melihat mahasiswa yang aktif, percaya diri, dan mampu berdiskusi dalam bahasa Inggris dengan baik. Mereka produktif, cerdas, dan menunjukkan kesiapan untuk bersaing secara global. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Senowarsito, M.Pd. Dalam observasi dan wawancaranya bersama mahasiswa, alumni, serta dosen, Prof. Senowarsito menggarisbawahi betapa pentingnya kolaborasi antara kapasitas akademik, daya saing internasional, serta karakter islami yang kuat sebagai modal penting lulusan pendidikan tinggi dan itu tercermin pada visi misi. Alumni Prodi ini banyak yang melanjutkan studi ke luar negeri lewat beasiswa. Itu bukan hal kecil. Artinya, prodi ini telah bekerja dengan fondasi yang tepat dan punya ekosistem akademik yang sehat, ungkapnya.
[smartslider3 slider=””38″”]
Selain mahasiswa dan alumni, Prof. Senowarsito juga mengapresiasi praktik peer teaching di lingkungan Prodi Tadris Bahasa Inggris. Dalam sesi observasi kelas terbuka, ia mencatat bahwa dosen-dosen tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu mengelola kelas dengan pendekatan kolaboratif, berbasis teknologi, mendorong partisipasi aktif mahasiswa, dan sangat inspiratif menurut mahasiswa. Dosen-dosennya bukan hanya mengajar, tapi memfasilitasi pembelajaran dengan penuh kesabaran, metode yang kreatif, dan memberi ruang tumbuh bagi mahasiswa. Kelas menjadi hidup, bukan formalitas, puji Prof. Senowarsito. Dalam pandangannya, Prodi Tadris Bahasa Inggris IPI Aisyiyah Sulawesi Selatan telah menunjukkan kematangan dalam sistem penjaminan mutu internal, pengelolaan akademik, serta pengembangan SDM baik dari sisi dosen maupun mahasiswa. Mengakhiri refleksinya, Prof. Senowarsito menyampaikan bahwa Prodi Tadris Bahasa Inggris memiliki nilai strategis untuk dikembangkan menjadi pusat rujukan pendidikan bahasa berbasis nilai-nilai Islam dan lokalitas Sulawesi Selatan.
Asesmen lapangan ditutup dengan penuh rasa syukur dan semangat baru. Mahasiswa, dosen, dan pimpinan kampus menyambut baik seluruh catatan dan masukan asesor sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan menuju pendidikan tinggi yang unggul dan transformatif.
Oleh: Adiba

