Institut ’Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS) turut ambil bagian dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kegiatan ini berlangsung di Jakarta selama dua hari, Kamis–Jum’at, 11–12 Desember 2025, dan diikuti oleh perwakilan dari 58 Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, INASS hadir sebagai peserta yang diwakili langsung oleh Rektor Dr. Nurhayati Azis, S.E., M.Si. bersama Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Nurhikmah, S.Pd.I.,M.Pd. Kehadiran pimpinan ini menunjukkan komitmen INASS dalam memperkuat tata kelola institusi secara berkelanjutan, khususnya pada aspek akademik dan administrasi perguruan tinggi.

Bimtek ini dirancang untuk memberikan pemahaman teknis dan administratif terkait berbagai proses strategis di perguruan tinggi, mulai dari usul pendirian perguruan tinggi, alih kelola, penggabungan, penyatuan, hingga pindah lokasi. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mendalam mengenai prosedur usul pembukaan program studi baru, baik jenjang S1, S2, maupun S2/Profesi.

Tidak kalah penting, kegiatan ini juga membahas pengelolaan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), khususnya terkait sinkronisasi dan migrasi data. Sesi ini menjadi sangat relevan karena data PDDikti merupakan dasar utama dalam penilaian mutu, akreditasi, serta kebijakan pendidikan tinggi di tingkat nasional. Terlebih lagi INASS dalam tahapan penyesuaian setelah berubah nama dari Institut Parahikma Indonesia, menjadi Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh PTMA, termasuk INASS, memiliki pemahaman yang sama dan lebih siap dalam menjalankan proses pengembangan institusi secara tertib, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Partisipasi aktif INASS dalam Bimtek ini menjadi langkah strategis untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi demi pelayanan pendidikan yang lebih baik kepada masyarakat.