GOWA – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Bahasa Inggris (TBI) Institut ’Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS) menggelar kegiatan pengkaderan bertajuk Brotherhood HMPS Tadris Bahasa Inggris. Kegiatan ini dirancang berbeda dari pola pengkaderan pada umumnya dengan menitikberatkan nilai kekeluargaan sebagai fondasi utama dalam menyambut mahasiswa baru.

Kegiatan Brotherhood dilaksanakan selama dua hari, pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026, bertempat di Jungle Camp Gowa. Lokasi ini dipilih karena menawarkan suasana alam yang asri dan dinilai mampu mendukung terciptanya kebersamaan serta keakraban antarpeserta.

Brotherhood menjadi syarat wajib bagi mahasiswa baru Program Studi TBI untuk resmi bergabung dalam keluarga besar Edentsa. Edentsa merupakan sebutan bagi komunitas mahasiswa TBI yang mencakup seluruh angkatan, mulai dari angkatan pertama hingga angkatan terbaru, sebagai simbol persaudaraan, solidaritas, dan kebersamaan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah dosen serta pimpinan Program Studi TBI INASS. Di antaranya Kepala Program Studi TBI INASS, Hardiani Ardin, S.Pd., M.Pd., bersama dosen TBI lainnya, yakni Fatmawati Akhmad, S.Pd., M.A., Sri Mulyani, S.S., M.Pd., dan Aminah, S.Pd., M.Pd. Kehadiran para dosen ini mencerminkan dukungan penuh pihak kampus terhadap kegiatan kemahasiswaan yang berorientasi pada pembinaan karakter dan penguatan nilai kekeluargaan.

Ketua HMPS TBI menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa baru dapat merasakan atmosfer kekeluargaan di lingkungan TBI sejak awal perkuliahan. Menurutnya, filosofi Brotherhood tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan menjadi fondasi awal dalam membangun solidaritas, kebersamaan, serta rasa memiliki di antara seluruh anggota Edentsa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diharapkan memperoleh pengalaman yang berkesan, memperluas jejaring pertemanan, serta siap berproses dan berkontribusi secara aktif sebagai bagian dari keluarga besar Program Studi Tadris Bahasa Inggris INASS.

Miswar