Makassar, 11 Februari 2026 — Institut 'Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS) menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) Regional Sulawesi yang berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 08.30–15.30 WITA. Kegiatan ini menghadirkan para pimpinan dari 26 perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Sulawesi dalam suasana penuh semangat kolaborasi dan kebersamaan.



Raker ini dihadiri langsung oleh para rektor dari berbagai PTMA, di antaranya Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Sidrap, Universitas Muhammadiyah Manado, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas Muhammadiyah Palu, Universitas Muhammadiyah Luwuk, Universitas Muhammadiyah Palopo, Universitas Muhammadiyah Mamuju, hingga Universitas Muhammadiyah Buton. Turut hadir pula para pimpinan dari Universitas Muhammadiyah Sinjai, Bone, Bulukumba, Barru, Enrekang, Pare-Pare, serta sejumlah institut, politeknik, dan perguruan tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah lainnya di wilayah Sulawesi.
Rapat kerja secara resmi dibuka oleh Ketua Forum Rektor PTMA Regional Sulawesi, Abd. Kadim Masaong. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya forum ini sebagai ruang strategis untuk saling menguatkan dan berbagi praktik baik antarperguruan tinggi. Menurutnya, PTMA se-Sulawesi perlu bergerak bersama agar mampu mempercepat peningkatan mutu dan daya saing, sehingga kualitasnya dapat sejajar dengan PTMA yang telah lebih dahulu berkembang di Pulau Jawa.



Ia juga menyampaikan pandangannya mengenai potensi INASS sebagai institusi pendidikan tinggi yang sedang berkembang. Dengan posisi yang strategis, INASS dinilai memiliki peluang besar untuk tumbuh secara progresif dan berkelanjutan. Namun demikian, ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola akademik, peningkatan mutu tridarma perguruan tinggi, serta penegasan diferensiasi dan karakter kelembagaan guna membangun identitas institusi yang kokoh di tengah dinamika dan persaingan pendidikan tinggi.
Selain agenda pembahasan program kerja, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antarperguruan tinggi sebagai bentuk komitmen mempererat kerja sama dalam bidang akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kelembagaan. Penandatanganan tersebut menjadi simbol sinergi nyata dalam membangun jejaring PTMA yang lebih solid di kawasan Sulawesi.
Rektor INASS, Nurhayati Azis, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada INASS sebagai tuan rumah. Ia berharap forum ini tidak hanya menjadi ajang perumusan program kerja, tetapi juga ruang silaturahmi dan pembelajaran bagi INASS sebagai kampus yang sedang berkembang.



Menurutnya, dipilihnya INASS sebagai lokasi raker merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan kampus kepada seluruh PTMA, khususnya di regional Sulawesi. Momentum ini diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi yang lebih luas serta mendorong percepatan penguatan institusi di berbagai aspek.
Pelaksanaan Raker Forum Rektor PTMA Regional Sulawesi di INASS menjadi penanda komitmen bersama dalam membangun pendidikan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang unggul, berkemajuan, dan saling mendukung demi kemajuan umat dan bangsa.
Taufik Aldi