GOWA – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS) menggelar kegiatan Ngabar (Ngaji Bareng) pada Kamis, 14 Mei 2026, pukul 18.30 WITA, bertempat di Masjid Agung Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa HMPS PAI, HMPS TBI, PAI Angkatan 25 dan mahasiswa umum sebagai upaya memperkuat tradisi membaca Al-Qur’an sekaligus membangun kebersamaan dalam lingkungan kampus.
Ngabar dilaksanakan dalam suasana khidmat dengan rangkaian pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bersama, doa bersama, serta sesi refleksi singkat. Program ini menjadi salah satu agenda HMPS PAI INASS yang menekankan penguatan nilai keislaman sekaligus penguatan karakter spiritual mahasiswa.
Ketua HMPS PAI INASS menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda formal organisasi, melainkan wadah pembinaan rohani yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa Ngabar diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan mahasiswa terhadap Al-Qur’an, sekaligus mempererat ukhuwah di antara sesama kader.
“Ngabar ini bukan sekadar kegiatan rutin. Kami ingin menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan dalam kehidupan mahasiswa, terutama di tengah tantangan pergaulan dan kesibukan akademik,” ujar muh. sarif selaku Ketua HMPS PAI INASS.
Sekretaris Umum HMPS PAI yang juga mewakili Koordinator Humas menyampaikan harapan besar agar kegiatan ini berjalan dengan kesadaran penuh dari seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya menjadikan bacaan Al-Qur’an sebagai amal ibadah yang bernilai di akhirat.
“Harapannya semoga kegiatan ini bukan cuma untuk sekedar melepaskan kewajiban dalam menjalankan program kerja, tapi semoga setiap lantunan ayat yang kita baca bisa menjadi syafaat di hari kemudian disaat mulut tidak diperkenankan bersaksi lagi,” ujar Nurul Qaimah selaku Sekretaris Umum HMPS PAI.
Selain itu, salah satu peserta kegiatan mengaku merasa lebih tenang setelah mengikuti Ngabar. Ia menilai kegiatan tersebut memberi ruang bagi mahasiswa untuk sejenak berhenti dari aktivitas sehari-hari dan kembali memperbaiki hubungan dengan Allah.
“Saya merasa lebih adem dan nyaman. Apalagi kita ngaji bareng-bareng, jadi lebih semangat karena ada teman-teman yang mendukung,” kata salah satu peserta.
Pelaksanaan Ngabar berlangsung dengan sederhana namun tertib. Para peserta duduk melingkar di area masjid, masing-masing membawa mushaf maupun menggunakan aplikasi Al-Qur’an di gawai untuk memudahkan pembacaan.
Pengurus menyebutkan bahwa kegiatan ini dirancang agar dapat diikuti oleh mahasiswa secara luas, termasuk bagi yang belum lancar membaca Al-Qur’an. Menurut pengurus, suasana kebersamaan dalam Ngabar diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk belajar tanpa rasa malu.
Dalam pelaksanaannya, Ngabar tidak hanya berfokus pada bacaan Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ruang diskusi ringan terkait makna ayat serta pesan moral yang relevan dengan kehidupan mahasiswa. Hal tersebut dinilai penting untuk menanamkan pemahaman bahwa Al-Qur’an bukan hanya dibaca, tetapi juga diamalkan.
Koordinator kegiatan menjelaskan bahwa Ngabar merupakan bagian dari program kerja divisi humas HMPS PAI yang akan terus dikembangkan. Ia menyebutkan bahwa kegiatan serupa akan digelar kembali dengan konsep yang lebih variatif, termasuk kajian singkat dan agenda pembacaan surah tertentu.
Penguirus mahasiswa PAI. Selain menambah kedekatan dengan Al-Qur’an, kegiatan ini dinilai dapat membentuk karakter mahasiswa yang lebih religius, disiplin, serta peduli pada kehidupan spiritual.
Dengan terselenggaranya Ngabar di Masjid Agung Syekh Yusuf, HMPS PAI INASS menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang bernilai ibadah sekaligus berdampak pada pembinaan mahasiswa. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun rutinitas keagamaan yang lebih konsisten dan memperluas keterlibatan mahasiswa dalam agenda penguatan nilai-nilai Islam.
Sutriani