Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Institut Aisyiyah Sulawesi Selatan (PIKOM IMM INASS) menyelenggarakan kegiatan bedah buku sebagai bagian dari penguatan tradisi intelektual kader. Kegiatan ini mengangkat buku The Maxwell Daily Reader yang membahas nilai-nilai kepemimpinan dan pengembangan diri, serta menjadi ruang dialog ilmiah bagi kader dan pengurus IMM INASS dalam mengembangkan daya kritis dan wawasan keilmuan.
Kegiatan bedah buku tersebut dilaksanakan pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 15:40-17:40 WITA bertempat di Institut Aisyiyah Sulawesi Selatan. Forum ini menghadirkan IMMawan Muh. Sofyan Sauri selaku Ketua Umum Pimpinan Komisariat IMM Institut Aisyiyah Sulawesi Selatan sebagai pembedah buku, dengan dimoderatori oleh IMMawati Fashih Allisani Ahmad yang merupakan Departemen Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan. Kehadiran keduanya memperkuat nuansa akademik dan diskursif dalam jalannya kegiatan.




Dalam pemaparannya, pembedah buku mengulas secara komprehensif gagasan-gagasan kepemimpinan yang ditawarkan dalam The Maxwell Daily Reader, khususnya mengenai konsistensi nilai, keteladanan, serta pengembangan kapasitas personal dalam kepemimpinan. Diskusi diarahkan tidak hanya pada pemahaman teks, tetapi juga pada kontekstualisasi nilai-nilai kepemimpinan tersebut dalam dinamika organisasi mahasiswa, khususnya di lingkungan IMM.
Menurut IMMawan Aldi Taufik selaku Ketua Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan IMM INASS, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bidang yang ia pimpin. Ia menegaskan bahwa output utama dari kegiatan bedah buku ini adalah terbentuknya kemampuan kader dalam mengembangkan keilmuan melalui diskusi yang argumentatif dan sistematis, sehingga kader tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga matang secara intelektual.
Kegiatan bedah buku ini dihadiri oleh pengurus dan kader IMM INASS serta diinisiasi langsung oleh Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan sebagai bentuk komitmen dalam membangun budaya literasi dan diskusi ilmiah. Melalui kegiatan ini, IMM INASS berharap dapat terus melahirkan kader-kader yang memiliki kapasitas kepemimpinan, kedalaman berpikir, serta kepekaan intelektual dalam menjawab tantangan zaman.
Aldi Taufik