Program “Vocational English in Action: Dare to Speak, Ready to Work” sukses diselenggarakan di SMK Handayani Gowata pada tanggal 9–11 Juni. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara MGMP dan Program Studi Tadris Bahasa Inggris Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS). Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan siswa dari berbagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Kabupaten Gowa dengan tujuan meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.









Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi dan praktik bahasa Inggris yang dirancang secara interaktif dan komunikatif. Pembelajaran difokuskan pada kemampuan berbicara (speaking), penguasaan kosakata vokasional, serta simulasi situasi kerja yang sering ditemui di berbagai bidang profesi. Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam menggunakan bahasa Inggris secara aktif dan percaya diri.
Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris INASS yang bertindak sebagai fasilitator menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan melalui berbagai permainan edukatif, diskusi kelompok, role play, dan aktivitas komunikasi lainnya. Metode pembelajaran yang kreatif dan mudah dipahami membuat peserta lebih berani untuk berbicara menggunakan bahasa Inggris. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi mereka dalam setiap sesi kegiatan, baik saat praktik berbicara maupun ketika mengikuti berbagai tantangan yang diberikan oleh fasilitator.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan kompetensi bahasa Inggris bagi siswa SMK di Kabupaten Gowa sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. Selain meningkatkan kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris, program ini juga berhasil menumbuhkan motivasi dan kepercayaan diri peserta untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di era global. Kolaborasi antara MGMP dan Program Studi Tadris Bahasa Inggris INASS ini menjadi langkah positif dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan pendidikan vokasi.
Miswar