Gowa Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan (HMPS PAI INASS) menggelar pelatihan desain grafis di Kampus INASS pada Jumat, 12 Juni 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan Hikmah Wahyuni Safitri sebagai pemateri dan Rahmatullah sebagai moderator untuk memberikan pemahaman dasar mengenai desain grafis kepada peserta.
Pelatihan ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa yang ingin meningkatkan keterampilan di bidang desain digital. Kegiatan dilaksanakan sebagai upaya mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi kebutuhan teknologi dan media informasi yang terus berkembang.







Koordinator Divisi Media dan Publikasi menjelaskan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan pengetahuan praktis mengenai prinsip-prinsip desain grafis. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan desain, tata letak, pemilihan warna, serta pemanfaatan aplikasi desain yang mudah digunakan oleh mahasiswa.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh penjelasan mengenai pentingnya desain grafis dalam berbagai aktivitas akademik dan organisasi. Kemampuan membuat desain dinilai menjadi salah satu keterampilan yang semakin dibutuhkan dalam penyebaran informasi dan publikasi kegiatan.
Berdasarkan dokumentasi kegiatan, peserta tampak mengikuti sesi pelatihan dengan antusias. Mereka memperhatikan pemaparan materi, mencoba aplikasi desain melalui perangkat masing-masing, serta berdiskusi mengenai teknik pembuatan konten visual yang menarik.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan praktik langsung. Metode tersebut diterapkan agar peserta dapat memahami langkah-langkah pembuatan desain secara lebih efektif dan memperoleh pengalaman yang dapat diterapkan dalam kegiatan organisasi maupun tugas akademik.
Pengurus Divisi Media dan Publikasi HMPS PAI INASS menilai pelatihan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga memahami cara menyampaikan pesan secara visual kepada masyarakat.
Sejumlah peserta terlihat memanfaatkan telepon pintar dan laptop selama sesi praktik. Fasilitas tersebut digunakan untuk mengikuti arahan pemateri sekaligus mencoba berbagai fitur yang diperkenalkan dalam pelatihan.
Pelatihan desain grafis merupakan salah satu bentuk pengembangan kapasitas mahasiswa yang terus didorong oleh HMPS PAI INASS. Organisasi mahasiswa tersebut berupaya menghadirkan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa di era digital.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan kondusif. Peserta diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan serta mendiskusikan kendala yang mereka hadapi saat membuat desain grafis.
Melalui pelatihan ini, HMPS PAI INASS berharap mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan desain grafis secara mandiri dan memanfaatkannya untuk mendukung aktivitas akademik, organisasi, maupun kebutuhan publikasi lainnya. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi dan kreativitas digital.
Sutriani