Gowa — Setiap perjalanan untuk menjadi seorang pendidik selalu dimulai dari keberanian untuk melangkah keluar dari ruang belajar dan hadir di tengah kehidupan nyata. Semangat tersebut tergambar dalam Pembekalan dan Pelepasan Program Pengenalan Lapangan dan Persekolahan (PLP II) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS) yang dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026 di Institut 'Aisyiyah Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebelum terjun langsung ke lingkungan sekolah sekaligus membuka lembaran baru dalam perjalanan mereka sebagai calon pendidik.

Tidak hanya pembekalan dan pelepasan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Kuliah Umum yang mengangkat tema “The Power of Perempuan Berkemajuan: Menembus Batas, Memimpin Perubahan Sosial”. Kuliah umum ini menghadirkan Dr. Debbie Alfianthy, M.Si. sebagai pemateri. Kehadiran kuliah umum tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai peran perempuan dalam menghadapi berbagai tantangan serta pentingnya keberanian untuk mengambil peran dalam mendorong perubahan sosial.
Sementara itu, pembekalan PLP II menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum menjalani pengalaman langsung di satuan pendidikan. Setelah memperoleh berbagai pengetahuan dan teori di bangku perkuliahan, mahasiswa akan dihadapkan pada realitas dunia pendidikan dengan segala dinamika dan keberagamannya. Di sanalah mereka belajar bahwa menjadi pendidik bukan hanya tentang menyampaikan materi, tetapi juga tentang memahami peserta didik, membangun keteladanan, menciptakan suasana belajar yang bermakna, serta terus bertumbuh melalui pengalaman.
Pelepasan ini akhirnya bukan sekadar tanda dimulainya sebuah program akademik, tetapi menjadi awal dari perjalanan untuk belajar, mengabdi, dan menumbuhkan keberanian. Akan ada ruang kelas yang ditemui, karakter peserta didik yang beragam, tantangan yang dihadapi, dan pengalaman yang akan menjadi bagian dari perjalanan panjang menjadi seorang pendidik. Dari INASS, para calon pendidik melangkah membawa ilmu dan harapan—menata langkah hari ini, untuk menghadirkan pendidikan yang lebih bermakna di masa depan.
Miswar