Kegiatan Pembelajaran Bahasa Inggris kembali dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan program peer teaching seiring dengan kembalinya aktivitas mahasiswa Institut Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS) dalam suasana back to campus. Kegiatan ini berlangsung di mushola INASS setiap selesai salat Magrib hingga menjelang salat Isya, menjadikan ruang ibadah tidak hanya sebagai pusat spiritual, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang produktif dan bernuansa intelektual.


Program pembelajaran ini diikuti oleh seluruh mahasiswa yang tinggal di asrama INASS, dengan pendekatan partisipatif yang menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam proses belajar. Dalam kegiatan ini, peserta berperan sebagai pembelajar yang secara sadar membangun kompetensi bahasa Inggris sebagai bekal akademik dan profesional. Suasana belajar yang kolektif dan berkelanjutan mencerminkan komitmen asrama dalam membangun lingkungan edukatif yang inklusif dan berorientasi pada pengembangan kapasitas diri mahasiswa.
Secara substansial, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa asrama INASS, sekaligus memperluas wawasan, pengetahuan, dan keterampilan komunikasi yang relevan dengan tantangan global. Pembelajaran ini mengusung filosofi “If you give a man a fish, he will have a single meal. If you teach him how to fish, he will eat all his life”, yang menegaskan pentingnya pendidikan sebagai proses pemberdayaan jangka panjang. Nilai ini telah menjadi budaya akademik yang diwariskan secara turun-temurun oleh para senior asrama INASS. Dari aspek kelembagaan, kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris asrama INASS merupakan program yang diinisiasi sejak masa kepemimpinan Prof. Azhar Arsyad, M.A., dan terus berlangsung hingga saat ini sebagai bagian dari tradisi intelektual kampus. Keberlanjutan program ini menunjukkan konsistensi INASS dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta memiliki profesionalisme yang berlandaskan nilai-nilai keilmuan dan keislaman.
Aldi Taufik_