Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pimpinan Komisariat (PK) Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS) kembali meneguhkan peran strategisnya sebagai organisasi kader melalui kegiatan sosial bertajuk PK IMM INASS Berbagi yang dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung di Panti Asuhan Nur Hikmah pada pukul 18.00–19.30 WITA, bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadan yang sarat akan nilai spiritualitas dan solidaritas sosial. Agenda ini menjadi ruang praksis bagi IMM dalam mengintegrasikan nilai keislaman, kemanusiaan, dan intelektualitas ke dalam tindakan nyata.


Kegiatan PK IMM INASS Berbagi dihadiri oleh jajaran pengurus PK IMM INASS serta anak-anak Panti Asuhan Nur Hikmah sebagai penerima manfaat. Kehadiran para kader IMM dalam kegiatan ini tidak semata sebagai peserta, melainkan sebagai subjek penggerak yang membawa semangat kolektif dan empati sosial. Interaksi yang terbangun mencerminkan upaya membangun relasi sosial yang humanis, inklusif, dan berlandaskan nilai ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.


Secara substantif, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah dan kebersamaan antar kader IMM, sekaligus menjadi sarana berbagi rezeki dan kasih sayang kepada sesama. Lebih dari itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menumbuhkan semangat keimanan dan ketakwaan kader dalam menjalankan ibadah puasa, dengan menjadikan nilai kepedulian sosial sebagai bagian integral dari praksis ibadah. Dalam konteks ini, IMM memposisikan diri sebagai agen transformasi sosial yang berorientasi pada penguatan moral dan spiritual umat. Kegiatan Pk IMM INASS Berbagi ini diinisiasi oleh Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Pk IMM INASS sebagai wujud komitmen organisasi terhadap agenda pemberdayaan dan pengabdian masyarakat. Melalui kegiatan ini, PK IMM INASS menegaskan konsistensinya dalam mengaktualisasikan trilogi IMM—keagamaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan—secara berimbang dan berkelanjutan. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari ikhtiar membangun kesadaran sosial kader serta memperluas kontribusi IMM dalam kehidupan bermasyarakat.
Aldi Taufik_