Gowa, 14 April 2026 — Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS) menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola organisasi melalui rapat evaluasi kinerja sekaligus transisi pejabat baru yang digelar Selasa (14/4). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan pejabat baru pada 9 Maret 2026, sekaligus momentum konsolidasi untuk memastikan kesinambungan manajemen institusi.






Rektor INASS, Nurhayati Azis, S.E., M.Si menegaskan bahwa seluruh pejabat lama diwajibkan menyusun laporan kinerja selama masa jabatan sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif dan bahan evaluasi institusi. Langkah ini dinilai penting dalam menciptakan sistem tata kelola yang tertib, transparan, dan berbasis kinerja.
“Evaluasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi dasar perbaikan berkelanjutan agar program kerja ke depan lebih terarah dan efektif,” ujarnya.
Rapat yang berlangsung di ruang meeting kampus tersebut membahas sejumlah agenda utama, mulai dari evaluasi capaian kinerja pejabat sebelumnya, penataan ulang penggunaan ruang kerja bagi pejabat baru, hingga sinkronisasi program kerja lanjutan.






Sejumlah ahli tata kelola organisasi menilai bahwa proses transisi jabatan yang disertai evaluasi kinerja merupakan praktik penting dalam manajemen modern. Menurut prinsip good governance, pergantian pejabat harus diiringi dengan dokumentasi yang jelas, pelaporan yang akuntabel, serta kesinambungan program agar tidak terjadi disrupsi dalam pelayanan institusi.
Selain itu, penertiban administrasi yang dilakukan INASS dinilai sejalan dengan upaya memperkuat sistem manajemen berbasis kinerja (performance-based management), di mana setiap pejabat memiliki indikator capaian yang terukur dan dapat dievaluasi secara objektif.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pejabat struktural, termasuk Wakil Rektor, dekan, kepala biro, pimpinan lembaga, kepala UPT, ketua program studi, hingga kepala bagian.
Melalui langkah ini, INASS tidak hanya menjalankan proses transisi kepemimpinan, tetapi juga mempertegas arah kebijakan institusi menuju tata kelola yang lebih profesional, akuntabel, dan berkelanjutan pasca pelantikan pejabat baru.