Gowa — Perkembangan Artificial Intelligence (AI) menghadirkan perubahan besar dalam dunia pendidikan dan kehidupan masyarakat. Di tengah perubahan tersebut, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, kemampuan beradaptasi, kreativitas, dan semangat kewirausahaan. Semangat inilah yang diangkat dalam Kuliah Umum “Mahasiswa Berkemajuan di Era Artificial Intelligence – Berkarakter. Adaptif. Krearif, dan Berjiwa Enterpremeur” yang diselenggarakan oleh Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS) pada Senin, 5 Oktober 2026 di Aula Gedung B INASS.

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–14.30 WITA tersebut menghadirkan Prof. Dr. Gagaring Pagalung, M.Si.Ak., CA, selaku Ketua Badan Pembina Harian Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan, sebagai pemateri. Mengangkat semangat “Berkarakter, Adaptif, Kreatif, dan Berjiwa Entrepreneur”, kuliah umum ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami bahwa kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan kualitas diri dan kemampuan untuk menggunakan teknologi secara bijak.

Di era AI, mahasiswa memiliki peluang yang semakin luas untuk belajar, berinovasi, dan menciptakan berbagai gagasan baru. Namun, kecanggihan teknologi bukanlah alasan untuk berhenti berpikir dan berkarya. Justru, mahasiswa ditantang untuk menjadikan AI sebagai bagian dari proses pengembangan diri tanpa kehilangan nilai-nilai karakter, kreativitas, tanggung jawab, dan semangat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kuliah umum ini menjadi pengingat bahwa menjadi mahasiswa berkemajuan bukan sekadar mampu menggunakan teknologi terbaru, tetapi juga mampu menentukan arah teknologi tersebut untuk tujuan yang positif. Di tengah dunia yang terus berubah, mahasiswa INASS dipanggil untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi menjadi generasi yang berkarakter, adaptif, kreatif, dan berani menciptakan perubahan. Karena masa depan bukan hanya sesuatu yang ditunggu, tetapi sesuatu yang mulai dibentuk dari keberanian untuk belajar dan bergerak hari ini.

Miswar