JAKARTA — Rektor Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS), Dr. Nurhayati Azis, S.E., M.Si., resmi dilantik dan diamanahkan sebagai Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Koordinator Wilayah 4 Sulawesi pada Ahad, 24 Mei 2026, di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta. Pelantikan tersebut dihadiri sejumlah menteri serta tokoh nasional yang turut mendukung penguatan ekonomi syariah di Indonesia.



Pelantikan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan nasional MES yang meliputi Sharia Economic Leaders Forum (SELF) 2026 dan Rapat Kerja Nasional Pengurus Pusat MES. Dalam kepengurusan periode 1447–1452 H, Dr. Nurhayati Azis dipercaya mengoordinasikan pengembangan ekonomi syariah di wilayah Sulawesi.
Ketua Umum MES periode 1447–1452 H, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dr. Nurhayati Azis menyampaikan bahwa amanah tersebut menjadi tanggung jawab sekaligus peluang untuk memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan di Sulawesi. Menurutnya, pengembangan ekonomi syariah membutuhkan kolaborasi yang erat agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia juga menegaskan komitmen INASS untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Perguruan tinggi, menurutnya, memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia, riset, dan inovasi yang mendukung kemajuan ekonomi syariah di Indonesia.
Keterlibatan Dr. Nurhayati Azis dalam jajaran Pengurus Pusat MES diharapkan dapat memperkuat kontribusi Sulawesi dalam pengembangan ekonomi syariah nasional sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat.
Diqhi