Gowa — Pendidikan sering kali menjadi jalan bagi seseorang untuk mengubah masa depan. Semangat tersebut terasa dalam kegiatan Wawancara Penerimaan Calon Mahasiswa Beasiswa KIP 2026 yang dilaksanakan di Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS) pada Rabu, 23 September 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penerimaan calon mahasiswa yang mengajukan beasiswa KIP, sekaligus menjadi ruang untuk mengenal lebih dekat latar belakang, potensi, dan motivasi para calon mahasiswa.










Proses wawancara melibatkan para Dekan dari setiap fakultas di INASS bersama bagian perencanaan, termasuk Dr. Musafir, S.H.I., M.H. Para pewawancara menggali berbagai informasi dari calon mahasiswa, mulai dari latar belakang pendidikan, kondisi dan pengalaman pribadi, motivasi melanjutkan studi, hingga harapan mereka terhadap pendidikan yang akan ditempuh. Kehadiran jajaran fakultas dalam proses ini menunjukkan perhatian kampus dalam mengenal calon mahasiswa secara lebih dekat.
Bagi para peserta, wawancara bukan sekadar tahapan seleksi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan cerita, perjuangan, dan cita-cita yang ingin diwujudkan melalui pendidikan. Beasiswa KIP diharapkan dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi calon mahasiswa, sekaligus menjadi ruang bagi mereka untuk mengembangkan potensi dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap kesempatan pendidikan dapat menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang. Dari sebuah wawancara hari ini, mungkin tumbuh harapan untuk meraih masa depan yang lebih cerah. Sebab, ketika kesempatan bertemu dengan kemauan untuk belajar, sebuah mimpi perlahan menemukan jalannya untuk menjadi nyata.
Miswar