Bahasa Inggris (TBI) menggelar kegiatan Talkish pada Kamis, 14 Mei 2026, di Lapangan Syekh Yusuf. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus HMPS TBI sebagai wadah latihan speaking English yang berlangsung santai, interaktif, dan komunikatif.

Kegiatan Talkish dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa sekaligus membangun rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa asing di lingkungan akademik. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membentuk lingkaran diskusi dan diarahkan untuk aktif berbicara menggunakan bahasa Inggris selama kegiatan berlangsung.

Sejak kegiatan dimulai, para peserta terlihat aktif berdialog dan bertukar pendapat menggunakan bahasa Inggris. Suasana diskusi yang terbuka membuat mahasiswa lebih nyaman menyampaikan ide serta melatih kemampuan komunikasi mereka secara langsung.

Program Talkish menjadi salah satu kegiatan pembelajaran luar kelas yang dirancang HMPS TBI untuk membantu mahasiswa meningkatkan keterampilan komunikasi secara praktis. Melalui metode tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris dalam interaksi sehari-hari.

Kegiatan berlangsung dengan pendekatan santai agar mahasiswa lebih percaya diri ketika berbicara. Beberapa mahasiswa tampak lebih aktif menyampaikan pendapat dibandingkan saat pembelajaran formal karena suasana diskusi yang tidak terlalu kaku.

Pihak HMPS TBI menjelaskan bahwa Talkish dirancang sebagai ruang latihan yang mampu melatih keberanian mahasiswa berbicara bahasa Inggris secara spontan. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membantu mahasiswa mengurangi rasa gugup ketika berbicara di depan orang lain.

Mahasiswa yang mengikuti kegiatan tampak antusias selama sesi berlangsung. Mereka saling membantu memperbaiki pengucapan, menambah kosakata baru, serta memberikan dukungan kepada teman kelompok yang masih kurang percaya diri saat berbicara.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendiskusikan topik bertema “Which One Do You Prefer, Online Learning or Offline Learning?” Topik tersebut dipilih untuk memancing mahasiswa menyampaikan pendapat, alasan, serta pengalaman mereka menggunakan bahasa Inggris secara aktif.

Selain meningkatkan kemampuan speaking, kegiatan Talkish juga mempererat hubungan antarmahasiswa TBI INASS. Interaksi yang berlangsung selama kegiatan membuat mahasiswa lebih terbuka dalam berdiskusi dan membangun kerja sama antarteman.

Kegiatan luar ruang seperti Talkish dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih fleksibel dan menyenangkan. Dengan suasana yang lebih santai, mahasiswa dapat belajar tanpa tekanan berlebihan sehingga proses pengembangan kemampuan bahasa berlangsung lebih alami.

Melalui kegiatan tersebut, HMPS TBI INASS berharap mahasiswa semakin terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam aktivitas akademik maupun komunikasi sehari-hari. Talkish juga diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang mampu membangun budaya berbahasa Inggris di lingkungan kampus.

MISWAR